Huaxi, Desa Terkaya dan Termewah di China

Bagaimana perasaanmu jika bisa tinggal di sebuah tempat di mana kamu mendapatkan villa, mobil, layanan kesehatan, pendidikan dan yang lainnya secara gratis? Tentu akan merasa luar biasa senang. Hal itulah yang dialami para penduduk desa Huaxi, di China sana.


Huaxi adalah sebuah desa yang menjadi bagian kota Jiangyin. Letak Huaxi sendiri ada di pantai timur China dan barat laut Shanghai. Yang membuat Huaxi terkenal adalah karena menjadi desa pertanian terkaya di seluruh China.

Dibangun pada tahun 1961, Huaxi kini menjelma menjadi sebuah lokasi impian bagi kalangan berduit di China. Fasilitasnya yang luar biasa membuat Huaxi menjadi dambaan.

Sekeren apa sih di sana? Yuk Kita Simak bersama

1. Punya Tembok Besar China
Banyak orang yang bertanya apakah berkunjung ke Huaxi tidak membosankan? Karena Huaxi populer karena fasilitas mewah seperti hotel berkelas dan pusat perbelanjaan. Namun tenang saja, kamu tak akan merasakan bosan saat berwisata ke Huaxi. Karena Huaxi memiliki tempat wisata yang mungkin tak dimiliki oleh desa-desa lain di dunia.


Salah satunya adalah Tembok Raksasa China. Yap, penduduk Huaxi setidaknya tak perlu berkunjung ke provinsi Gansu untuk melihat salah satu situs warisan dunia ini. Karena Huaxi, membangun replika serupa bangunan Tembok Raksasa China dan lapangan Monumen Tiananmen yang sejatinya ada di Beijing.

2. Hotel Senilai Rp 5,2 triliun

Apakah ada desa yang memiliki hotel mewah dan berkelas? Huaxi akan menjawabnya dengan ada. Karena di sana berdiri hotel Internasional Longxi yang semakin menunjukkan kemegahan Huaxi. Hotel menjulang setinggi 74 lantai itu selesai dibangun pada tahun 2011. Sejauh ini Longxi tercatat memiliki tinggi mencapai 328 meter.


Namun hotel Longxi sepertinya lebih tinggi dibandingkan bangunan lain di daerah perkotaan. Lihat saja bagaimana Abeno Harukas yang ada di Osaka, Jepang hanya memiliki tinggi 300 meter. Hebatnya, Longxi dibangun dengan dana bantuan sekitar 200 desa sehingga seluruh pembangunan hotel Longxi tidak terlibat hutang.

Berapa harga biaya pembangunan hotel mewah ini? Diperkirakan USD 452 juta (Rp 5,2 triliun)!

3. Puluhan Pusat Perbelanjaan

Menjadi model desa sosialis yang sukses, sejatinya Huaxi dulu adalah sebuah desa pertanian yang buruk tetapi perlahan berubah menjadi sebuah kekuatan ekonomi berkat upaya mendiang Wu Renbao, mantan sekretaris Komite Partai Komunis setempat. Saat itu Renbao memiliki rencana pengembangan industrialisasi kota dan membuat perusahaan multi sektor.


Tidak hanya memajukan perusahaan tetapi juga penduduk setempat, Renbao ingin mengembangkan sistem pertanian kolektif dan mulai membuka saham perusahaan untuk publik di akhir era 90-an. Hingga akhirnya para penduduk desa menjadi pemegang saham perusahaan dengan kini pendapatan mereka sedikitnya USD 131.830 (Rp 1,5 miliar)!

Tak heran lebih 70 toko perbelanjaan ada di Huaxi. Kamu tak perlu jauh-jauh ke kota untuk membeli barang mewah.

4. Villa Mewah Identik

Para penduduk Huaxi yang terbiasa dikelilingi fasilitas mewah ini sepertinya sepakat untuk membangun tempat tinggal yang hampir serupa. Di Huaxi sana, bangunan-bangunan bak villa mewah dengan bentuk dan penampilan identik berjajar rapi dari utara ke selatan, dari barat ke timur.


Pembangunan yang sangat rapi ini memang semakin membuat Huaxi sebagai desa percontohan yang benar-benar menampilkan kerja keras, disiplin, ketekunan dan kesuksesan orang-orang Tiongkok.

5. Rumah Dengan 10 Kamar

Tinggal di Huaxi harus membuatmu rela membayar pajak selangit. Menurut kantor berita Jepang, Naver Matome, 80% dari pendapatan tahunan penduduk Huaxi dipotong oleh pajak. Tetapi semua itu sebanding dengan apa yang mereka raih. Dipatok pajak begitu tinggi, penduduk Huaxi bakal mendapatkan villa, mobil baru (bertipe mewah seperti Volkswagen atau Citro├źn) serta penggunaan gratis fasilitas di Huaxi.

Bahkan, para orang-orang tua juga tak perlu takut hidup dalam kesedihan di Huaxi ini. Karena wanita yang di atas usia 50 tahun dan pria di atas 55 tahun menerima uang pensiun bulanan termasuk bahan makanan. Hmm, keren juga ya sistem peradabannya!

Tak heran, bahwa penduduk desa Huaxi memiliki rumah dengan 10 kamar dan barang-barang berharga selangit yang terletak di dalam rumah. Pertanyaannya, apakah ada pencuri di Huaxi? Sepertinya tidak ada.

6. Landasan Helikopter

Dengan nilai pajak yang sangat tinggi, kamu mungkin akan berpikir berulang kali jika tinggal di Huaxi. Namun desa yang fokus pada bidang baja, sutra dan industri travel ini memang memiliki kontribusi pendapatan tahunan Huaxi luar biasa. Tercatat pada tahun 2012, mereka meraih keuntungan USD 9,6 miliar (Rp 112 triliun) yang dibagi antara penduduk dan pemegang saham.

Tak heran jika penduduk Huaxi mendapatkan layanan kesehatan, fasilitas pendidikan sampai penggunaan helikopter untuk transportasi secara gratis seumur hidup. Sungguh, desa mana lagi di dunia yang sekeren ini?

Benar-benar menerapkan prinsip dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Mau tinggal di sana?

7. Pagoda Belanja

Dengan fasilitas yang begitu berkelas dan mewah, tak heran Huaxi menjadi sebuah desa wisata. Kebanyakan para wisatawan memang penasaran dengan apa yang ada di sana. Tercatat hampir 5.000 wisatawan lokal dan luar negeri berkunjung ke Huaxi setiap harinya.


Hanya saja, Huaxi menerapkan tiket masuk ke desa mereka yang berkelas ini. Yap, di saat penduduk asli Huaxi bisa bebas dan menikmati fasilitas gratis, para wisatawan harus membayar karcis. Hanya saja, ketika sudah berada di dalam Huaxi, mereka bisa bebas mengunjungi berbagai lokasi wisata secara gratis. Termasuk berkunjung ke pusat perbelanjaan yang dibangun mirip dengan pagoda ini.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar